Shalat bisa batal di tengah jalan. Mengetahui pembatalnya membantu kita menjaga shalat tetap sah hingga salam. Di antara pembatal shalat: berbicara dengan sengaja, makan atau minum dengan sengaja walau sedikit, bergerak banyak tiga kali berturut-turut, terbuka aurat, terkena najis yang tidak dimaafkan, membelakangi kiblat, dan berubah niat atau ragu memutus shalat. Adapun gerakan ringan yang sedikit, seperti menggaruk sekali atau membetulkan pakaian, tidak membatalkan shalat.
Fiqih Madzhab
Apa saja yang membatalkan shalat?
14 Oktober 2026·3 menit baca
Pertanyaan
Apa saja yang membatalkan shalat?
Jawaban ringkas
Antara lain: berbicara dengan sengaja, makan atau minum, bergerak banyak berturut-turut, terbuka aurat, terkena najis, dan memutus niat shalat.
Referensi kitab
Safinatun Najah; Fathul Qarib
Artikel terkait
Apa saja yang membatalkan wudhu?
Empat hal yang membatalkan wudhu menurut madzhab Syafi’i — penting diketahui agar shalat tetap sah.
Apakah makmum wajib membaca Al-Fatihah?
Kedudukan bacaan Al-Fatihah bagi makmum dalam shalat berjamaah.
Bagaimana tata cara wudhu yang benar menurut madzhab Syafi’i?
Panduan wudhu sesuai madzhab Syafi’i: 6 rukun yang wajib dipenuhi agar wudhu sah, beserta sunnah-sunnahnya.